Home >> Tips dan Trik >> Penyebab Token Listrik Semakin Mahal

Penyebab Token Listrik Semakin Mahal

Bagi pelanggan PLN yang baru, tidak ada pilihan selain harus memasang listrik sistem prabayar. Dalam listrik prabayar pelanggan diharuskan membeli stroom dulu agar bisa menikmati listrik didalam rumah. Jumlah stroom tergantung pembelian mulai nominal 20 ribu sampai 1 juta rupiah, semakin besar nominal yang dibeli semakin banyak stroom yang didapatkan.

biaya token listrik naik

Ada sebagian pelanggan merasa bahwa setiap bulan semakin besar biaya listrik yang mereka keluarkan. Padahal dari pihak PLN tarif yang perkwh tidak mengalami kenaikan. Jadi mereka merasa menggunakan listrik prabayar adalah boros. Jika kita pelajari bahwa tiap rumah tangga akan memiliki perbedaan dan persamaan pada meteran listriknya. Ada rumah tangga yang menggunakan daya 450 VA, 900 VA, 1300 VA, dan seterusnya. semakin besar daya yang dipakai semakin mahal harga per kwhnya, apalagi yang non subsidi.

Setelah memahami perbedaan daya yang ada dan besaran tarif per kwh maka kita akan tahu perolehan stroom yang kita beli sesuai dengan daya yang dimiliki dirumah kita. Kemudian jika terjadi kenaikan biaya listrik seharusnya kita cek dahulu pemakaian listrik dirumah kita. Misalkan sebelumnya token listrik 50 ribu bisa untuk 2 minggu sekarang kok cuma bisa 1 minggu. Berarti ada tambahan pemakaian listrik dirumah kita. Tidak mungkin pemakaian sama tetapi stroom cepat habis padahal tidak ada kenaikan tarif dari PLN. Selain itu meteran listrik sudah disetting otomatis, jadi tidak ada kasus kwh lenyap atau minus tanpa ada apa-apa.

tidak ada kenaikan listrik

Jadi kebiasaan penggunaan listrik yang hemat harus kita lakukan. Hal-hal sepele kadang kita biarkan, seperti membiarkan mesin elektronik tetap dalam kondisi stanby, padahal masik mengkonsumsi listrik, atau menonton TV sampai tertidur didepan TV, dan aktivitas lainnya yang tidak hemat listrik. Pada listrik prabayar kitalah yang bisa menentukan biaya listrik besar atau kecil karena pemakaian listrik dirumah kita.

Supaya biaya listrik murah, kita bisa mencoba untuk berhemat dengan cara sebagai berikut :

hemat listrik pintar

1.Menggunakan alat listrik atau alat elektronika yang hemat listrik, mulai dari lampu penerangan rumah kita ganti dengan lampu LED meskipun agak mahal, kulkas yang ramah energi listrik, televisi LED, dan lain-lainnya.

2.Matikan lampu penerangan di pagi dan siang hari, kemudian nyalakan dimalam hari hingga pukul 9 malam dan matikan semua menjelang tidur.

3.Cabut kabel alat listrik dari colokan jika tidak digunakan, karena dengan mencabut kabel dari sumber listrik maka tidak ada konsumsi listrik sehingga kita bisa berhemat.

4.Gunakan alat-alat listrik seperlunya saja jangan sampai boros, misalnya,tidak mematikan tv sampai kita tertidur, penggunaan air yang boros dari mesin pompa air, dan lain-lainnya.

Beberapa cara diatas mungkin bisa menjadi solusi kita dalam menghemat listrik didalam rumah. Jadi permasalahan atau penyebab kenaikan biaya listrik kita adalah karena pemakaian listrik yang boros., sehingga biaya menjadi naik dari biaya sebelumnya. Bertambahnya penghuni rumah juga bisa menjadi penyebab bertambahnya biaya listrik. Misalnya semula kebutuhan air dalam sehari hanya 50 liter, dengan bertambahnya orang maka kebutuhan akan meningkat menjadi 60 liter dan itu diperoleh dari pompa air yang menggunakan listrik, belum lagi kebutuhan lainnya selain air. Jadi penggunaan listrik prabayar akan tetap menjadi solusi pintar kita untuk berhemat listrik dirumah kita.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *