Home >> Listrik Prabayar dan PPOB >> Apa Dosa Listrik 900 VA ?

Apa Dosa Listrik 900 VA ?

subsidi dicabut

Kebutuhan akan listrik 900 VA bagi masyarakat dizaman sekarang ini adalah sebuah kebutuhan pokok. Kenapa kok 900VA itu kebutuhan pokok, karena kebutuhan akan penggunaan barang-barang elektronik bagi rumah tangga semakin meningkat.Dengan meningkatnya kebutuhan elekronik tersebut maka otomatis kebutuhan listrik juga meningkat.Kalau kita menggunakan daya listrik yang 450 VA sudah tidak mampu lagi untuk memenuhi kebutuhan listik rumah tangga sekarang karena banyaknya barang-barang elektronik yang dipakai, mulai dari mesin cuci,komputer, laptop, televisi, dll.

Pemerintah sudah merencanakan akan mencabut subsidi listrik yang selama ini dinikmati oleh 18,94 juta pelanggan berdaya 900 VA, dimulai awal tahun 2017.Subsidi listrik yang akan dicabut itu kisaran 82,2 persen dari total pengguna listrik 900 VA yang sebanyak 23,04 juta pelanggan. Kenaikan tarif listrik secara bertahap bagi rumah tangga dengan daya 900 VA diberlakukan oleh PLN. Kata pemerintah sih , kenaikan tersebut untuk memberikan subsidi agar tepat sasaran.Padahal subsidi itu sebenarnya bukan masalah tepat atau tidak tepatnya sasaran. Bagi rakyat Indonesia subsidi itu adalah sebuah hak untuk mereka, karena sudah diatur dalam UUD 1945.

Jadi, trik pemerintah menaikkan listrik/ mencabut subsidi ini dilakukan secara bertahap setiap 2 bulan sekali. Apapun alasannya ini sangat memberatkan bagi masyarakat pengguna listrik daya 900 VA tersebut.Karena kenaikan melebihi 100%.Adapun bagi yang tidak mampu katanya bisa meminta subsidi, tapi realita dilapangan sangat berbeda jauh, atau sulit dilakukan.Langkah-langkah yang jitu dalam menghemat listrik ini yang banyak dilakukan oleh masyarakat. Langkah pertama adalah mengganti kategori atau golongan daya 900 VA tersebut.Jadi setelah tidak adanya subsidi 900 VA yang merupakan mayoritas pelanggan PLN, maka migrasi tarif listrik B1 dari R1 adalah salah satu solusi yang tepat untuk mendapatkan tarif subsidi. Sayangnya, ini diperuntukkan bagi bangunan yang menjadi bisnis kecil/UMKM. Padahal justru masyarakat yang tidak memiliki usaha, yang banyak menggunakan listrik daya 900 VA.

kenaikan listrik

Dampak dari kenaikkan listrik 900 VA ini, sangat terasa sekali bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Kebutuhan listrik sekarang menjadikan beban bagi mereka, apalagi dengan otomatis harga-harga kebutuhan juga menjadi naik.Di rezim pemerintahan sekarang memang betul-betul sulit ekonomi bagi masyarakat kelas bawah. BBM yang sekarang tidak ada subsidi, ditambah lagi listrik juga naik. Sebenarnya jika pemerintah mau bersungguh-sungguh mengelola negara ini, tentunya alternatif-alternatif dari pembangkit tenaga listrik bisa didapatkan dan dilakukan. Karena, betapa kaya sumber daya alam Indonesia ini.

Perlu juga kita ketahui, bahwasanya kebocoran-kebocoran listrik ini justru kadang lebih banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Maksudnya seperti apa kebocoran- kebocoran itu ?, maksudnya adalah yang seharusnya mendapkan subsidi yang tepat adalah masyarakat kelas menengah kebawah, subsidi ini justru yang menikmati para konglomerat-konglomerat yang memiliki perusahaan/pabrik-pabrik besar.

listrik naik lagi

Jadi , apa dosa listrik 900 VA sehingga subsidinya dicabut ? Sebenarnya jika tidak dicabutnya subsidi listrik 900 VA adalah sebuah kebijakan yang tepat, karena pemerintah justru memberikan manfaat yang banyak kepada masyarakat kelas menengah bawah ini. Manfaat apa saja yang didapatkan masyarakat ? tentunya daya beli masyarat tetap stabil, bahkan bisa cenderung naik. Karena kebutuhan pokok akan listrik ini, sudah tidak menjadi beban bagi mereka, sehingga masih memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengiatkan ekonominya. Tapi apa daya bagi masyarakat kecil, ketika sebuah kebijakan dari pemerintah dijalankan, maka kita hanya bisa merasakan efeknya, baik itu buruk ataupun baik.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *